Bab 11
Menambahkan dan Memformat Grafik
MENAMPILKAN DATA DENGAN GRAFIK
Berbagai Tipe Grafik
Sebelum membuat grafik, terlebih dahulu kita harus mengatur data-data pada posisi yang sesuai dengan tipe grafik yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa tipe grafik dan pengaturan posisi data yang dapat dipilih.
Grafik Tipe Kolom
Tipe kolom digunakan untuk menampilkan perbandingkan data berdasarkan kategori. Tipe kolom dapat menggunakan banyak seri data. Jika kita menggunakan tipe kolom, maka kita harus menyusun data.
Grafik Tipe Garis
Tipe garis digunakan untuk menampilkan kecenderungan data dari waktu ke waktu. Tipe garis dapat mengguanakan banyak seri data. Jika kita menggunakan tipe, kita harus menyusun data, sama seperti susunan data untuk tipe kolom.
Grafik tipe Pie
Grafik tipe pie digunakan untuk menampilkan besar kontribusi sebuah nilai data terhadap nilai total. Grafik tipe pie hanya dapat menggunakan satu seri data, sehingga kita hanya dapat menggunakan satu kolom atau satu baris data.
Untuk tipe grafik yang lain, dapat dilihat langsung pada saat bekerja dengan Excel.
Bagian-bagian Grafik
Seacara umum, sebuah grafik terdiri dari bagian-bagian yang terdapat di bawah ini.
c Judul grafik
c Area grafik
c Area plot garis grid
c Sumbu nilai (sumbu Y)
c Sumbu nilai (sumbu X)
c Judul sumbu nilai
c Judul sumbu kategori
c Sari data
c Label data
c Legend
c Nilai (X)
c Nilai (Y)
Sebuah bagian grafik ditampilkan atau tidak, tergantung pada pengaturan yang kita lakukan saat membuat grafik tersebut.
-----------------------------------------------------------
MEMBUAT GRAFIK
Untuk membuat sebuah grafik kita harus membuat data terlebih dahulu, dengan data tersebut, kita dapat membuat sebuah grafik.
Memilih Data Grafik
1. Siapkanlah data yang ingin dimasukkan ke dalam grafik. Pilihlah data tersebut dengan cara membloknya. Hanya data yang ingin ditampilkan di grafik saya yang kita blok.
2. Dari menu insert klik Chart atau klik tombol Chart Wizard dari toolbar Standard. Kotak dialog Chart Wizard akan ditampilkan.
Memilih Tipe Grafik
Langkah-langkah untuk memilih tipe dan subtipe grafik adalah sebagai berikut.
1. Pada kotak dialog Chart Wizard, pilihlah tipe dan subtipe grafik.
2. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard akan menampilkan langkah selanjutnya.
Mengatur Seri Data
Di kotak dialog yang muncul, di bagian Data Range, kita dapat melihat tampilan grafik dan selang data yan gsudah kita pilih. Selanjutnya, kita perlu memilih data yang digunakan untuk sumbu X. Langkah-langkah untuk mengatur seri data adalah sebagai berikut.
1. Klik tab Series
2. Untuk memilih selang data yang digunakan untuk sumbu X, klik tombol di samping kotak teks Category (X) axis labels.
3. Pilihlah data untuk sumbu X, misalnya data di B... sampai dengan B...
4. Klik kembali tombol di kotak teks Category (X) axis labels. Kotak dialog Chart Wizard akan kembali ditampilkan.
5. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard akan ditampilkan.
Mengatur Judul Grafik dan Label Sumbu
Agar mudah dibaca, grafik yang dibuat harus mempunyai keterangan berupa judul grafik, label untuk sumbu X dan sumbu Y. Dengan demikian, orang yang membaca grafik akan mengerti data apa yang ditampilkan dan nilai apa yang ditampilkan pada sumbu X dan sumbu Y. Untuk memasukkan judul grafik dan label sumbu, kita dapat mengkuti langkah-langkah berikut ini.
1. Pada kotak isian Chart title, ketiklah judul grafik.
2. Pada kotak isian Category (X) axis, ketilkah label untuk sumbu X.
3. Pada kotak isian Category (Y) axis, ketiklah label untuk sumbu Y.
4. Klik tombol Next. Kotak dialog Chart Wizard untuk lankah selanjutnya akan ditampilkan.
Menentukan Lokasi Grafik
Pada kotak dialog Chart Wizard selanjutnya kita diminta untuki menentukan di mana lokasi grafik yang sedang dibuat akan ditempatkan. Kit dapat menempatkan grafik tersebut di sebuah lembaran kerja baru dengan cara memilih As nwe sheet dan menentukan nama lembaran kerja tersebut dengan cara mengisi kotak isian yang tersedia. Atau, kita dapat menempatkan grafik di lembaran kerja yang ada dengan cara memilih As object in dan memilih lembaran kerja yang ada pada kotak pilihan yang tersedia.
Kita akan menempatkan grafik di lembaran kerja yang sama dengan data yang digunakan, yaitu di lembaran kerja Sheet 1.
Karena itu, plihlah As object in, dan pilihlah lembaran kerja Sheet1. kemudian klik tombol Finish. Sebuah grafik akan ditampilkan di lembaran kerja Sheet1.
Mengatur Letak Grafik
Memindahkan grafik di lembaran kerja dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut ini.
1. Letakkan mouse di atas grafik yang akan dipindahkan
2. Tekan dan tahan mouse
3. Geser grafik tersebut ke tempat yang diinginkan
4. Lepaskan mouse bila posisi yang diinginkan sudah dipenuhi
Mengatur Tampilan Grafik
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut.
1. Untuk mengatur ukuran seluruh huruf yang terdapat di grafik, klik grafik tersebut, kemudian pilihlah ukuran huruf di toolbar.
2. Untuk memperkecil huruf judul, klik judul tersebut, kemudian pilihlah ukuran huruf yang sesuai, misalnya 10.
3. Untuk mengatur ukuran huruf daftar seri, klik daftar seri tersebut, kemudian pilih ukuran huruf yang sesuai.
4. Untuk mengatur area grafik, klik area grafik tersebut, kemudian tariklah batas grafik untuk memperkeil atau memperbesar area grafik tersebut.
5. Untuk mengatur letak legend, kita dapat memindahkannya dari satu posisi ke posisi lain.
6. Untuk memindahkan letak area plot, kita dapat memindahkannya dari satu posisi ke posisi yang lain.
7. Lakukanlah langkah di atas sampai tampilan grafik sesuai dengan yang diinginkan.
MEMFORMAT GRAFIK
Memformat Area Grafik
Berikut ini akan ditunjukkan langkah-langkah untuk memformat area grafik.
1. Klik kanan di area grafik yang ingin diformat, dalam hal ini area grafik (Chart Area). Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Ara akan ditampilkan
2. Pada kotak di bagian Border, kita dapat menentukan bentuk, warna, dan ketebalan garis pembatask area grafik.
3. Berilah tanda cek kotak cek Shadow untuk memberi efek bayangan pada batas area grafik.
4. Berilah tanda cek pada Round corners untuk memberi efek lingkaran pada sudut area grafik.
5. Pada bagian Area, kita dapat menentukan warna area grafik.
6. Untuk memilih efek warna area grafik, klik tombol Fill Effects. Kotak dialog Fill Effects akan ditampilkan
7. Kita dapat memilih efek warna area grafik berupa Gradient, Texture, Patterns, dan Picture. Sebagai contoh, kita memiilh Gradient.
8. Pada pilihan Colors, pilihlah Two colors, kemudian pilihlah dua warna berbeda yang disukai.
9. Pada pilihan Shading styles, pilih Horiontal dan tentukan pilihan Variantsnya
10. Klik tombol OK. Kotak dialog Format Chart Ara akan kembali ditampilkan.
11. Klik tombol OK. Area grafik akan ditampilkan sesuain dengan pilihan yang dibuat.
Memformat Huruf Teks pada Area Grafik
Langkah-langkah untuk melakukannya adalah sebagai berikut.
1. Klik kanan pada area grafik
2. Pada menu yang muncul, klik Format Chart Area. Kotak dialog Format Chart Area akan ditampilkan.
3. Klik tab Font.
4. Pilihlah jenis dan ukuran huruf yang diinginkan.
5. Klik tombol OK.
Mengedit Teks Judul Grafik
Langkah-langkahnya berikut ini.
1. Klik judul grafik untuk memilihnya. Batas daerah judul grafik akan terlihat.
2. Klik judul grafik sekali lagi. Kursor akan ditempatkan pada teks judul tersebut.
3. Lakukan pengeditan pada judul grafik tersebut.
4. Jika pengeditan sudah selesai, klik di sembarang tempat di luar daerah judul grafik
Mengatur Skala Sumbu
Kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut.
1. Klik kanan pada sumbu nilai. Pada menu yang muncul, klik Format Axis. Kotak dialog Format Axis akan ditampilkan.
2. Klik tab Scale.
3. Isikan nilai untuk Minimum, Mazimum, Major unit, Minor unit, dan Crosses at.
4. Klik tombol OK.
5. Aturlah ketebalan dan ukuran huruf di judul grafik dan label sumbu.
Memberi Label Data
Agar grafik menunjukkan secara jelas berapa nilai datanya, kita dapat menambahkan label data pada grafik. Langkah – langkahnya adalah.
1. Klik seri data grafik untuk memilihnya.
2. Dari menu Format, klik Selected Data Labels. Kotak dialog Format Data Series akan ditampilkan.
3. Klik tab Data Labels.
4. Klik di kotak cek Value.
5. Klik tombol OK. Label data pada seri data grafik yang dipilih akan ditambakan.
6. Klik seri data grafik yang lain untuk memilihnya.
7. Lakukan hal yang sama untuk memberi label data.
